Kelompok Tani di Kalibandung Mendapat Bantuan UPPO

Sarana fisik UPPO berupa kandang dan rumah pengolahan kompos yang telah selesai dibangun di Desa Kalibandung. Foto: Natural Kapital

Kelompok tani Karya Tani di Dusun Pulau Maju, Desa Kalibandung mendapat bantuan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) dari Kementrian Pertanian (Kementan). Bantuan ini dimaksudkan untuk menunjang kegiatan pertanian di Desa dengan menggunakan pupuk organik hasil produksi mandiri.

Pembangunan UPPO diarahkan pada lokasi yang memiliki potensi sumber bahan baku pembuatan kompos, terutama limbah organik/limbah panen tanaman, kotoran hewan/limbah ternak dan sampah organik rumah tangga pada sub sektor tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan rakyat dan peternakan terutama pada kawasan pengembangan Desa Organik. 

Lebih lanjut, disadur dari Okezone.com, alasan Kementan mendorong petani untuk menggunakan pupuk organik adalah untuk turut merehabilitasi tanah. Pupuk organik dapat menyediakan hara tanaman dan memperbaiki struktur tanah, baik dalam memperbaiki drainase dan pori-pori tanah.

Ada 500 set UPPO yang disalurkan oleh pemerintah pada tahun 2020, dan salah satunya yang berada di Desa Kalibandung, di kelompok tani Karya Tani. 

Satu set UPPO terdiri dari bangunan rumah kompos, bangunan bak fermentasi, alat pengolah pupuk organik (APPO), kendaraan roda 3, bangunan kandang ternak komunal dan ternak sapi.

Totok, ketua Kelompok Tani Karya Tani pun menyambut baik program itu, ia pun berharap dengan adanya program UPPO dapat mengembangkan komoditas lain di Kalibandung.

Namun, Totok juga mengaku dirinya serta kelompoknya masih minim pemahaman akan pengelolaan pupuk organic, pembuatan MOL, decomposer dan lain-lain. Ia pun mengatakan masih perlu adanya pendampingan lebih lanjut dalam pengelolaan UPPO baik dari pemerintah maupun dari pihak-pihak lain.


" style="width: 100%; height: 200px; font-size: 14px; line-height: 18px; border: 1px solid #dddddd; padding: 10px;">