by YNKI
Share
by YNKI
Share

YNKI berkesempatan mendampingi PM Haze (People’s Movement to Stop Haze) dalam pemetaan potensi restorasi gambut di Kubu Raya, sejak 13 Mei-18 Mei. PM.Haze sendiri merupakan CSO yang berkedudukan di Singapura yang dibangun untuk mendorong gerakan global dalam menghentikan kabut asap dengan memberdayakan masyarakat melalui pengetahuan, sarana dan nilai-nilai, serta membantu petani dengan menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan salah visi YNKI untuk mendukung peningkatan penghidupan petani kecil melalui pendampingan dan pemberdayaan.
Diwaklili oleh Peatland Coordinator PM Haze, Ahmad Azhari atau yang akrab dipanggil Ari melakukan observasi di beberapa kecamatan antara lain Sungai Raya, dan Desa Punggur Besar, Desa Sungai Kupah di Kecamatan Kakap. Di Kecamatan Sungai Raya melakukan observasi restorasi lahan gambut oleh Pemerintah dan Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Kalibandung dan berinteraksi dengan tradisi Gawai dan memahami pengelolaan hutan dalam norma adat masyarakat Dayak Kanayant di Dusun Kaliampuk. Ari memandang penting untuk melihat peran dari masyarakat adat dalam menjaga kawasan hutan yang dilakukan dengan membuat norma-norma adat, meningkatkan kesadaran dan kepedulian agar hutan yang tersisa tidak menambah angka deforestasi.
Di Desa Punggur, ia melihat kebun campuran (kopi, kelapa nangka) masyarakat dan kopi lokal Punggur yang sampai sekarang masih dipanen untuk memenuhi permintaan pasar dalam skala kecil. Kunjungan selanjutnya di Desa Sungai Kupah produk turunan kelapa yang diproduksi masyarakat setempat. Kebun masyarakat Sungai Kupah dipenuhi dengan tanaman kelapa, yang kemudian memanfaatkan nira untuk diolah secara tradisional menjadi gula kelapa dengan resak sebagai pembeku alami.
Ari juga turut serta dalam kunjungan YNKI berdiskusi dengan Bupati Kubu Raya pada kegiatan rehabilitasi saluran irigasi dan normalisasi sungai di Desa Pal IX. Rehabilitasi yang dilakukan tentu tidak hanya berdampak pada satu sektor tetapi dapat mencegah terjadinya karhutla. Mengingat PM Haze bergerak dalam menghentikan kabut asap, sehingga di kemudian hari dapat berkontribusi dalam memberdayakan masyarakat untuk memelihara sungai.
Forest Area Planning & Management in Kalimantan (KALFOR), Program Ditjen PKTL KLHK dengan pendanaan dari Global Environmental Facility (GEF) United National Development Program (UNDP). Tujuan proyek ini untuk membangun penguatan perencanaan pengelolaan hutan dalam menyelamatkan dan menjaga hutan (di luar kawasan hutan) beserta jasa ekosistem dan keanakaragamannya yang bernilai tinggi, pada suatu kesatuan landskap dari
Forest Conservation Fund (FCF) melalui Perkumpulan PADI Indonesia mengadakan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Spatial Monitoring and Reporting Tool (SMART) dan Konservasi untuk organisasi lingkungan dan pendamping serta Penggiat Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat. Yayasan Natural Kapital Indonesia bersama LPHD Kalibandung menjadi salah satu peserta yang dilaksanakan pada 20-26 Maret 2022 di Balikpapan, Kalimantan Timur. Upaya peningkatan kapasitas
YNKI melakukan kunjungan ke Desa Kalibandung pada Kamis 03/03/2022. Kunjungan ini untuk bertemu dengan Hayet salah satu anggota Kelompok Tani Mekar Sari yang melakukan pertanian di lahan gambut, tepatnya di Dusun Maju Bersama Desa Kalibandung. Setelah panen Jahe di Desember 2021, Hayet menanam benih Jagung Hibrida R7 sebanyak 10 kg bibit yang ditanam dilahan seluas
Very Judo salah satu anggota YNKI melakukan panen jagung yang ditanam di lahan gambut pada 05/02/2022. Demplot tanaman jagung varietas betras didukung oleh PT Bintang Asia (vendor bibit betras). Jagung ini akan diolah menjadi jagung pipil dan digunakan sebagai pakan ternak. Target pemasaran jagung yang sudah dipanen Pak Very akan dijual ke peternakan ayam dengan
